Filed under: Uncategorized
Terkadang kehidupan selalu dibuat rumit oleh hal-hal yang seharusnya sederhana. Setiap saat manusia juga selalu dipisahkan dari dua hal yang (katanya) mutlak, “benar dan salah”. Apakah sebenarnya kebenaran itu benar-benar ada, atau ini hanya permainan pikiran yang menjadikannya ada? Ada sebuah kisah Zen yang terkenal tentang kebenaran.Dahulu kala, dua orang murid Zen melihat bendera yang bergerak ditiup angin. Murid pertama berkata “bendera yang bergerak”, sedangkan murid kedua berkata “Bukan bendera yang bergerak, melainkan angin”. Kemudian mereka pun bertengkar. Lalu Zen menengahi mereka dengan berkata “Pikiranlah yang bergerak”. Bila kita melihat pada kasus murid Zen tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa, kebenaran berlaku pada setiap orang. Setiap orang itu sesungguhnya adalah benar. Tidak ada yang benar atau salah di dunia ini. Bahkan manusia pun tidak berhak menilai sesuatu itu benar atau salah. Karena seperti kata Zen, “Pikiranlah yang bergerak”. Pikiranlah yang menjadikan semuanya ada, menjadikan semuanya benar, karena segala hal itu relatif. Hal ini juga yang telah mendasari pemikiran einstein tentang teori relativitas. Kita bisa saja mengatakan seorang astronot melihat ke arah kita dari luar angkasa, tapi si astronot juga bisa mengatakan kita yang melihatnya dari bumi. Jadi apakah ada yang salah?Apakah kebenaran memang ada?Jika memang yang berhak mengadili hanya Yang Maha Adil, mengapa kita manusia selalu ribut mempertimbangkan dua hal tersebut?Selalu mengangap diri, suku, ras dan agamanya adalah sesuatu yang benar dan segala yang diluarnya salah?Selalu beranggapan bahwa segala hal di dunia ini harus MENJADI SAMA dengan diri kita agar semua bisa menjadi teratur. Kenapa Pluralisme selalu dijadikan alasan “benar atau salah”?Padahal tidak ada sesuatupun yang salah. tidak bisa kah kita menerima kerelativitasan kehidupan yang diciptakan pikiran?Tidak bisa kah kita menilai sesuatu benar atau salah dengan menilai suatu masalah secara keseluruhan? Saya pernah membaca sebuah berita yang menggugah persepsi saya tentang benar atau salah. Saya melihat gambar seorang bapak di Amerika Serikat berdemonstrasi dan memakai baju bertuliskan STOP WAR IN IRAQ!!!, yang ternyata anaknya seorang jurnalis yang di bunuh Al-Qaeda beberapa bulan sebelumnya dan videonya dikirimkan ke Gedung Putih. Sekarang bisakah kita menyalahkan suatu bangsa (keseluruhannya) atas apa yang terjadi di Iraq? Jika sebagian besar orang yang menentang agresi tersebut justru berasal dari negara penyerang?Dan darimanakah bantuan terbanyak untuk Palestina berasal?Bukan dari Negara-Negara Muslim. Sekarang tentukan persepsi anda.. Apakah sesungguhnya manusia berhak menentukan kebenaran dan mengadilinya? Apakah kebenaran itu ada di mata kita? Cukup ‘worthed’ kah jika kebenaran itu diperjuangkan? Atau semuanya seperti kata Einstein dan Zen,, ‘Segala hal itu relatif, hanya pikiran yang bergerak, yang jadikan semuanya ada’
hah,,,,
sebenerx asik bgt sih kuliah d itb. apalagi ini tujuan aku dari awal. banyak banget pengalaman amat sangat berharga yang kudapat disini. mulai dari sebelum masuk, bahkan setelah disini…
cuma 1 hal yang paling g enak di ITB. UJIAN!!! sebenernya gag masalah sih mau ujian yang gimana jga. toh dari SMA aku emang jarang bgt belajar, bahkan saat UN pun.hahaha. sayangnya disini susah banget kaya gtu. bisa aja sih, tapi dengan segala resiko. semester 1 lemaren aku mulai nyoba b’adaptasi dengan kehidupan belajar disini. tapi hasilnya?!?! wheeewww emang dapet A (a.k.a. ancur) selain itu belum lagi tekanan yang harus selalu dirasakan. kalo udah mw ujian, topik tiap anak itu2 aj!!!wheeww, tapi positifnya, aku jadi pengen belajar juga. walopun rada telat, nyadarnya baru sem.2 hahaha..
well.. welcome 2 ITB!!!
halaaahhh bener2 institut tekanan batin!!!!
nb:doain uts bsok..
T.T
kutinggalkan semuanya ….
berlalu..
hempaskan angan dalam penantian..
nelangsa jiwa menanti…
tapi hatiku tetap terkunci..,
kulepaskan semua..
berbayang maaf..
tak sempat terdengar…
diam ini terlalu beri arti..
terkubur dalam kegelisahan…
saat biarkan semua berlalu..
sendu..
maaf..
saat ketiadaan jadikan semuanya ada…
tak terkira,,,
apa yang harus dibayar agar buat semuanya kembali tiada…
saat kesempatan jadikaannya berguna..
entah apa yg harus dirasa..
saat keberhasilan buatnya gila…
semua akan kembali tiada…
hilang,,,
berasa ada…
tapi tiada….
saat terasa dapatkan semua..
hanya hampa yang tersisa..
Filed under: Uncategorized
hmm..
akhirna aq mlai ngeblog lgi… stelah blog yg satunya mati suri.. haha…sebenernya,,,alasan aq ngeblog soalnya semuanya lebih mudah”keluar”dengan kata-kata….tentang semua rasa yang dipendam dan g mungkin utk disampaikan…
welll… her i start my new virtual world…
welcome!!
Filed under: Uncategorized
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!